Desa Dempel, Jawa Timur – Kamis, 5 Februari 2026, Upaya peningkatan kesadaran kesehatan perempuan terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret di Desa Dempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Melalui program kesehatan bertajuk “SADARI CINTA (Sayangi Diri dengan Deteksi Dini Kanker Payudara)”, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan bagi ibu-ibu yang memiliki balita di Balai Desa Dempel, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 33 ibu yang memiliki balita dan merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa KKN yang berfokus pada peningkatan kesadaran deteksi dini kanker payudara. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi praktis dan mudah dipahami agar ibu-ibu dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara mandiri di rumah.
Berdasarkan hasil observasi lapangan, tingkat kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu di Desa Dempel, terhadap pentingnya kesehatan payudara masih tergolong rendah. Sebagian besar ibu belum mengetahui cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan cenderung memeriksakan diri ke tenaga kesehatan hanya ketika sudah muncul keluhan atau nyeri.
Salah satu anggota tim KKN, Salma Fauziah Suryadi, menjelaskan bahwa minimnya pengetahuan menjadi faktor utama rendahnya perilaku deteksi dini kanker payudara. “Banyak ibu di sini yang belum tahu bagaimana cara memeriksa payudara sendiri. Mereka baru mau periksa kalau sudah ada keluhan atau nyeri,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif dengan beberapa tahapan, dimulai dari pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai kanker payudara serta langkah-langkah melakukan SADARI yang benar. Untuk memperkuat pemahaman, peserta juga diberikan leaflet berbentuk kipas sebagai media edukasi yang praktis dan mudah dibawa pulang.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat langsung menyampaikan pertanyaan dan pengalaman terkait kesehatan payudara. Di akhir kegiatan, dilakukan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu-ibu secara signifikan setelah mengikuti sosialisasi.
Bidan Desa Dempel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, selama ini fokus layanan kesehatan di desa lebih banyak tertuju pada kesehatan anak, sementara kesehatan ibu sering kali kurang mendapat perhatian. “Dengan adanya kegiatan SADARI ini, ibu-ibu jadi tahu bahwa deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan sendiri, tanpa biaya, dan tidak harus selalu ke fasilitas kesehatan,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Salah satu ibu peserta mengaku baru memahami bahwa pemeriksaan payudara dapat dilakukan secara mandiri. “Saya baru tahu kalau pemeriksaan payudara itu bisa dilakukan sendiri di rumah, tidak perlu biaya, dan tidak sulit. Sekarang saya jadi lebih paham pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap ibu-ibu di Desa Dempel dapat menerapkan SADARI secara rutin setiap bulan serta menyebarkan informasi yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan meningkatnya kesadaran deteksi dini, diharapkan risiko keterlambatan penanganan kanker payudara di Desa Dempel dapat diminimalkan.
Program SADARI CINTA ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat desa, khususnya kesehatan perempuan, sebagai bagian dari upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Editor : Salma Fauziah Suryadi